Kamis, 16 Januari 2014

4 Kuliner Ekstrem Pasar Malam Beijing



Tak hanya di Indonesia, penduduk China memiliki aneka makanan ekstrem. Tidak lengkap liburan di China bila tidak menyicipi sate kelabang dan 4 jajanan ekstrem di pasar malam Beijing. Berani?

Berbagai jajanan yang tidak biasa ini dapat traveler temukan di Donghuamen Night Market, Beijing. Mulai dari sate kelabang, kalajengking hingga sate kuda laut dijajakan di pasar malam ini.

Di sinilah pusatnya jajanan ekstrem di Beijing. Sejak tahun 1984, Donghuamen Night Market telah menjadi tenpat kulinar ekstrem favorit traveler. Ditengok dari CNN, Kamis (16/1/2014), berikut sate kelabang dan 4 kuliner ekstrem pasar malam Beijing:


 1. Kalajengking goreng

Menurut penjual setempat, kalajengking yang telah digoreng tidak lagi memiliki racun. Justru ekornya adalah bagian yang paling bergizi. Di pasar malam ini kalajengking yang dijual bervariasi mulai dari bayi kalajengking hingga yang dewasa.

Keduanya sama-sama memiliki rasa yang gurih seperti popcorn yang bermentega. Di sana beberapa kalajengking juga diberi rasa pedas dengan bubuk cabai. Harga untuk per tusuk sate kalajengking sekitar 25 Yuan (Rp 47 ribu).


 2. Sate kepompong ulat sutra

Dengan kulit luar coklat gelap renyah, kepompong ulat sutera bisa dikatakan bukan serangga yang paling enak. Saat digigit kuliner ini empuk dengan ada sedikit lendir di dalamnya. Kuliner ini juga dijual seharga 25 Yuan (Rp 50 ribu).

Beberapa penjual menyajikannya dengan rasa pedas gurih mirip udang, sebagian lagi justru menjualnya dengan rupa polos, dan terlihat sedikit menjijikan. Hati-hati saat mengigit kepompong ulat sutera ini, lendir di dalamnya akan panas setelah digoreng.


 3. Sate kelabang

Bagi beberapa traveler, cukup sulit untuk menyantap kelabang yang panjang dan berkaki banyak ini ke dalam mulut. Rasa kelabang goreng memang pahit. Oleh karena itu beberapa traveler menikmatinya dengan bumbu garam dan merica.

Sebagai saran, bawalah beberapa benang gigi atau tusuk gigi. Benda ini berguna apabila ada kaki kelabang yang nyelip di antara gigi Anda. Satu tusuk sate kelabang goreng panjang dijual dengan harga 40 Yuan (Rp 80 ribu)


 4. Sate belalang 

Mengunyah krispinya belalang bukan hal yang baru di Asia. Jepang, Thailand dan Indonesia pun sering menjajakan belalang untuk wisata kulinernya. Bagi penjual lokal di Beijing, anak belalang merupakan alternatif daging yang ramah lingkungan.

Selain itu belalang memiliki kadar serat yang tinggi. Kaya akan protein, belalang goreng rasanya sedikit mirip seperti ayam goreng. Di Donghuamen Night Market sate belalang goreng ini dijual dengan harga 28 Yuan (Rp 56 ribu) per tusuk.


 5. Kuda laut goreng

Kuda laut goreng menjadi wisata kuliner yang terkenal di China. Sebabnya, beberapa wisatawan percaya, kuliner ekstrem ini bisa menjadi obat dan meningkatkan kualitas ginjal. Sebagian cara penyajian kuda laut biasanya dalam bentuk sup.

Namun di Donghuamen Night Market, kuda laut disajikan dalam bentuk jajanan goreng. Ini merupakan salah satu kuliner pinggir jalan yang paling mahal. Satu tusuk kuda laut goreng yang terdiri dari 2 ekor kuda laut dijual dengan harga 60 Yuan (Rp 120 ribu).


Sumber: Detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.